Saya dan kawan
berkesempatan untuk mengunjungi tiga wisata di Purbalingga dalam satu
perjalanan. Menyenangkan bisa menyelam sambil minum air di daratan. Pukul setengah
delapan pagi saya melesat ke satu per satu wisata yang saya tuju. Dari rumah ke
lokasi wisata pertama menempuh waktu selama 30 menit.
Bukit
Mertelu
Wisata pertama di Bukit
Mertelu Purbalingga, pagi itu masih berkabut dan hanya ada segelintir wisatawan
yang habis menikmati malamnya di Bukit Mertelu. Mulanya, Bukit Mertelu memang
digunakan oleh para pemuda untuk ngecamp,
lantaran mencium potensi wisata yang ada di Bukit Mertelu, para pemuda desa
Sangkanayu memutuskan untuk menjadikan Bukit Mertelu sebagai wisata alam.
Bukit yang memiliki
ketinggian 800 meter cukup membuat diri was-was jangan sampai lupa bawa
gandengan buat gendongin tas. Eh, maksudnya, jangan sampai lupa bawa air minum
secukupnya untuk menghilangkan dahaga di puncak atas. Soalnya, menyenangkan
bisa menikmati pemandangan dari ketinggian sambil melepas dahaga yang membandel
kayak kenangan.
Bagi yang suka banget
ber-swafoto ria. Jangan khawatir, di sepanjang perjalanan menuju puncak. Bakal ada
spot swafoto yang menarik untuk diabadikan dan diunggah ke media sosial. Dijamin
deh, stok foto buat dipamerin ke temen-temen bakal enggak habis sampai tujuh
turunan. Heuheu
Berikut beberapa spot swafoto di Bukit Mertelu:
Kampung
Kurcaci
Pernah nonton film The
Hobbit? Kampung Kurcaci punya primadona spot swafoto rumah kurcaci yang mirip
kayak rumah Hobbit. Kisah diputuskan hutan lindung di Kawasan Kaki Gunung Slamet
menjadi Kampung Kurcaci juga menarik untuk disimak. Soalnya, menginspirasi
banget, sih.
Awalnya, hutan lindung
yang di dalamnya penuh pohon damar yang besar, digunakan oleh anak-anak sekitar
desa Serang untuk bermain. Kemudian, pemuda desa Serang berinisiatif untuk
mengordinir anak-anak tersebut melakukan kegiatan yang bermanfaat. Salah satunya
program “Sekolah Ning Alas”, yang materinya berbeda setiap pertemuannya. Bahkan,
pematerinya juga dihadirkan dari kalangan yang berkompeten di bidangnya.
Kemudian, tahun 2014
para pemuda desa tersebut memutuskan untuk merintis wisata alam yang bernama
Kampung Kurcaci. Pemberian nama juga tidak sembarangan, lantaran mempunyai
filosofi dan bikin kayak ingat mantan. Jleb gitu lah.
“Karena di sini
pohonnya gede-gede, orang masuk ke sini kan menjadi kecil. Dengan perbandingan
kaya gitu, yang tadinya di luar besar dengan segala kekuatan kita. Ketika kita
masuk di sini, dibandingkan dengan pohon saja menjadi kecil, apalagi kalau di
mata Tuhan,” jelas petugas Kampung Kurcaci, Friska Hendy Permana.
Gimana? Jleb banget
kan. Seperti wisata alam kebanyakan, Kampung Kurcaci juga menyediakan beragam
spot swafoto yang keren dan bakal keliatan ngetrend. Gemasss deh pokoknya. Beikut spot yang ada di Kampung Kurcaci:
Karena udara Kampung
Kurcaci begitu dingin, pengelola Kampung Kurcaci juga menyedikan minuman khas Kampung
Kurcaci. Namanya wedang ... hehe, lupa namanya. Pokoknya, minuman tersebut
hangat dan bikin sehat. Ada getuk strawberry juga.
Bagi yang suka memacu
adrenalin. Wajib nyoba wahana menantang seperti giant swing. Wahana tersebut
sukses bikin seluruh isi diri saya terkoyak, termasuk kamu yang pergi
meninggalkan jejak. Heuheu. Semua masalah jadi lepas landas kan? Wkwk
D’Las
(Desa Wisata Lembah Asri Serang)
Wisata terakhir, sudah
tidak fokus dan hampir pengin mangkir. Kayak ala-ala pejabat gitu. Heuheu. Wisata
ini, dulunya adalah pasar dan hampir semua orang yang berdagang dan pembeli
istirahat di situ. Sehingga lebih dikenal dengan Rest Area Serang.
Lagi-lagi, karena mencium
potensi wisata yang ada, sehingga para pemuda desa menyulap area istirahat di
Serang tersebut menjadi wisata. D’Las ini sangat luas dan ada beragam area yang
bisa dicoba dengan tarif yang berbeda-beda.
Berikut area yang bisa
dinikmati di D’Las: ATV Bike, Flower Garden, Hutan Pinus, Taman Labirin, Sepeda
Air, Play Ground, Sepeda Gantung, High Rope, Flying Fox, dan Kebun Strawbery. D’Las
ini bisa menjadi alternatif wisata keluarga, dengan sahabat, dan pasangan yang
masih hangat-hangatnya. Soalnya kalau berantem pasti semua wisata bakal kayak
neraka. Astaghfirulloh .. bersyukurlah yang jomblo. Wkwk
Itulah tiga wisata
Purbalingga yang dijamin bakal buat stok fotomu enggak bakal habis sampai tujuh
turunan. Dan hanya beberapa yang saya unggah. Heuheu. Dan, benar memang kata Soekarno, “berikan aku sepuluh pemuda,
maka kuguncang dunia!”










0 komentar