Di gawai kalian yang
super mahal itu pasti ada dong grup WhatsApp yang diisi oleh para penganut
separatisme. Sebenarnya, dibuatnya grup tersebut di awal tidak ada niatan untuk
menjadi separatis, hanya sebagai wadah bagi orang-orang yang sepaham dan sering
nongkrong bareng atau jatuhnya jadi squad
ala-ala ibu-ibu rempong gitu.
Nah,
karena tuntutan pertemanan, aku juga punya grup separatis, tapi beneran nggak
kaya ibu-ibu rempong. Cuma ... bisa disimpulkan sendiri setelah baca ini.
Grup WhatsApp itu
diberi nama “Asw Squad”, sebenarnya “asw” itu pelesetan dari kata “asu”, saru
banget kan yaaa. Aku juga heran kenapa Nonica Tirto Rahayu secara sepihak
mengklaim “Asw Squad” sebagai nama grup. Pembutaan grup ini juga sebagai
pengalihan kesal lantaran grup kelas waktu SMK yang muncul ya orang-orang “Asw
Squad” juga, jadi ketimbang membuat tidak nyaman di grup, jadi begitu deh.
Dan, begini karakteristik penghuni grup “Asw Squad”:
Pertama,
Ema Tri Indah Sari – Ema ini calon perawat di grup jarang muncul, sekalinya
muncul ngajak meet up dan mau cek
tensi satu-satu penghuni “Asw Squad” buat tugasnya. Aku yakin tugas itu cuma
ALIBI. HAHAHA
Kedua,
Ika Fitriani – Ika ini biasa jadi kompor bahkan sering enggak mudeng tapi masih ngeyel. Kalau balas-balasan
di grup bikin emosi, soalnya dateng-dateng hurufnya diBOLD semua. Kzl enggak sih.
Ketiga,
Ika Putri Nurjanah – Calon guru SD yang biasa disapa sumo ini suka banget dan
sangat legowo kalau dibully di grup. Dan, sumo enak banget kalau diajak curhat,
sayangnya, kadang suka bocor kemana-mana. Jadi aku pengin lemparin KUCING deh
ke sumo.
Keempat,
Nancy Diana Pratiwi – Nancy nih dapat julukan “ratu typo”. Gilaaaaa banget
beneran, kalau chatingan sama dia
musti sabar, soalnya typo-nya parah
bin enggak masuk akal. Btw, karena
kegilaannya, makanya masuk Psikologi. Yaaah, aku curiga kalau sebenarnya dia
masuk psikologi buat ngurusin kegilaan pribadinya.. HAHA.
Kelima,
Nonica Tirto Rahayu – Yang biasa disapa Icung ini calon perawat juga, hobi
banget tanya: “kalau ‘ganggu’ huruf ‘g’ nya ada berapa?” aduuuuuuh, bahkan nih
ya, selain tanya jumlah huruf “g”, dia juga sering typo. Tapi HERANnya, kalau
Ica sama Nancy chatingan, mereka
nyambung. Duh, sedih, aku enggak bisa memaknai apa yang mereka tulis.
Keenam,
Septian Dwi Ambarwati – Ambar nih paling pinter tjoy, soalnya waktu Ujian Nasional (UN) dia peringkat satu
sejurusan. Kalau di grup, ini yang paling semangat buat bully sumo. Bahkan,
beberapa kali Ambar nih yang memprakarsai pembullyan di grup untuk sumo.
Sabarrr yaaa summmm, aku juga kadang ikut khilaf. WKWK
Ketujuh,
Umi Uswatun Hasanah – aku nih aku. Yaaaa, enggak etis kali ya nyeritain diri
sendiri. Cuma dari bahasan yang kutulis tadi, bisa disimpulkan dong akutu
bagaimana. Yaaa, AKU YANG PALING MENGERTI KALIAN. Uwuwuwuwu

0 komentar