![]() |
| Sumber ilustrasi: mfdli_ |
/1/
Siang ini aku
memutuskan menikmati angin segar
Bersama seorang
kawan setia yang tetap tertawa
/2/
“Susah payah
Bapakku mencangkul sawah. Tapi,
tetap saja aku tidak pandai mengerti maunya birokrasi.”
tetap saja aku tidak pandai mengerti maunya birokrasi.”
Sedari tadi angin
memang tidak henti-hentinya
“Ibuku
bolak-balik berkebun. Tapi, hasilnya
habis untuk
membayar isi kepala orang lain.”
/3/
Sedang kami masih
asik menertawai penolakan
“Memang tidak
baik membuat usaha
tanpa orang
dalam.”
Saat kami berhenti
tertawa lalu mulai berpikir tentang
“Lek, yen
awakmu ditolak opo dikecewakke,
iku tandane ono salah siji kang awakmu kudu dibenerke.”
iku tandane ono salah siji kang awakmu kudu dibenerke.”
Kemudian aku
pulang bersama mereka dan
Menyaksikan kawanku menelan serapah dari mulut Bapaknya.
Menyaksikan kawanku menelan serapah dari mulut Bapaknya.
Purwokerto,
April 2020.

0 komentar