Suara Itu Pelan Merangkak Dari Sepi


Ilustrasi: Google
; Vicky Hidayah

Ada kata-kata yang tenggelam di balik kacamata
Seorang gadis yang menanggalkan matanya
Dari tatapan asing yang masing-masing memukulinya

Berkemaslah ia, menuju pulang tanpa suara
Tangisnya dikubur di palung yang paling dalam
Tawanya menyublim di gelas-gelas yang diam

Tak ada niatan gadis itu untuk menjadi sendu
Juga sembunyi dari mata yang sayu
Hanya ingin menyiarkan syair yang dianggap tabu

Sebenarnya, di radio itu, suara ia pulang
Aku menyaksikan dengan mata kepalaku sendiri
Suara itu pelan merangkak dari sepi.

Purbalingga, 1 Juni 2018.

0 komentar