Membeli Sepi Pukul Tiga Pagi




/1/
Perempuan itu duduk di halaman sedang menikmati tingwe
Kepalanya menengadah membuang asap dari mulutnya
Pelan-pelan isi kepalanya berantakan dan sepia memudar
Lalu ia duduk bersila tetapi tangannya tidak bisa diam saja

/2/
Laki-laki itu membayar mahal kedatangan perempuan yang
Dibawa oleh muncikari setelah ia menunggu selama sewindu
Ke dalam kamar ia membawa vodka dan minuman keras lainnya

Terjadilah dialog antara mereka:

“Kenapa harus minum dulu?
kau sangat haus?”

“Aku ingin bercinta denganmu..”

“Lalu?”

“Dalam keadaan mabuk minuman keras.
bukan mabuk agama yang mengharamkan
temu kita.”

/3/
Seorang remaja dengan tega membunuh anak kecil
Ia berkali-kali membenamkan kepalanya ke dalam berita kriminal
Dengan khusuk ia membaca dengan luka dan kecewa
Kemudian tawa anak kecil dalam remaja itu tewas mengenaskan

/4/
Pukul tiga pagi pengemis datang ke rumah
Ia memaksa induk semangnya membuka pintu
Dari luar ia menjelaskan maksudnya

“Tolong pintunya dibuka!”

“Aku tidak akan meminta
uangmu!”

“Aku hanya meminta doamu
agar Tuhan lekas mengambil
nyawaku.”

Induk semang tidak menjawabnya
Tetapi ia lekas ke belakang dan mengambil wudu
Lalu mengabulkan permintaan pengemis itu

Purbalingga, 2020.

2 komentar